Susunan Liturgi Jumat Agung 2026
03 April 2026
1. VOTUM
Marilah ibadah peringatan Kesengsaraan Tuhan Yesus
ini kita khususkan dengan pengakuan: Pertolongan kita adalah di dalam nama
Tuhan yang menciptakan langit dan bumi yang kasih setia-Nya kekal
selama-lamanya dan yang tidak meninggalkan pekerjaan tangan-Nya. Kasih
karunia dari Allah Bapa kita dan dari Tuhan Yesus Kristus serta persekutuan Roh
Kudus menyertai kita sekalian, amin.
2. SAAT TEDUH
Baca : Mazmur 98:1-9
1. Mazmur. Nyanyikanlah
nyanyian baru bagi TUHAN, sebab Ia telah melakukan perbuatan-perbuatan yang
ajaib; keselamatan telah dikerjakan kepada-Nya oleh tangan kanan-Nya, oleh
lengan-Nya yang kudus.
2. TUHAN telah memperkenalkan
keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilan-Nya di depan mata
bangsa-bangsa.
3. Ia mengingat kasih setia
dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat
keselamatan yang dari pada Allah kita.
4. Bersorak-soraklah bagi
TUHAN, hai seluruh bumi, bergembiralah, bersorak-sorailah dan bermazmurlah!
5. Bermazmurlah bagi TUHAN
dengan kecapi, dengan kecapi dan lagu yang nyaring,
6. dengan nafiri dan
sangkakala yang nyaring bersorak-soraklah di hadapan Raja, yakni TUHAN!
7. Biarlah gemuruh laut serta
isinya, dunia serta yang diam di dalamnya!
8. Biarlah sungai-sungai
bertepuk tangan, dan gunung-gunung bersorak-sorai bersama-sama
9. di hadapan TUHAN, sebab Ia
datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan
bangsa-bangsa dengan kebenaran.
3. Lagu I: Terlalu Besar
Telah kulihat bukti kasih-Mu, Kau menderita gantikanku
Dengan darah-Mu, Kaus'lamatkanku
Kini ku hidup menyenangkan-Mu
Terlalu besar kasih-Mu, Bapa
Pengorbanan yang Kaub'rikan bagiku
Terlalu mahal darah-Mu, Yesus
Tercurah untuk menebus hidupku
4. DOA PEMBUKAAN
5. Renungan tentang Kesengsaraan Tuhan Yesus (disertai nyanyi bersama)
a. Dosa Masuk Ke Dalam Dunia: (Roma 5:12-14 BIS)
12 Dosa masuk ke dalam dunia
melalui satu orang, dan dari dosa itu timbullah kematian. Akibatnya, kematian
menjalar pada seluruh umat manusia, sebab semua orang sudah berdosa.
13 Sebelum hukum agama Yahudi
diberikan, dosa sudah ada di dalam dunia. Tetapi dosa tidak dituntut, karena
tidak ada hukum yang bisa dilanggar.
14 Namun, dari zaman Adam
sampai pada zaman Musa, kematian menguasai seluruh umat manusia. Malah
orang-orang yang tidak membuat pelanggaran dengan cara yang sama seperti yang
dibuat oleh Adam, orang-orang itu pun turut juga dikuasai oleh kematian. Adam adalah
gambaran daripada Dia yang akan datang kemudian.
b. Nubuatan Kematian Tuhan Yesus (Yesaya 53:2-10a, 12a BIS)
2 TUHAN menghendaki
hamba-Nya itu seperti tunas yang tumbuh di tanah yang gersang. Tak ada yang
indah padanya untuk kita pandang; tak ada yang menarik untuk kita inginkan.
3 Kita menghina dan menjauhi
dia, orang yang penuh sengsara dan biasa menanggung kesakitan. Tak seorang pun
mau memandang dia, dan kita pun tidak mengindahkan dia.
4 Sebenarnya penyakit kitalah
yang ditanggungnya, sengsara kitalah yang dideritanya, padahal kita menyangka
penderitaannya itu hukuman Allah baginya.
5 Tetapi ia dilukai karena
dosa-dosa kita, dan didera karena kejahatan kita. Ia dihukum supaya kita
diselamatkan, karena bilur-bilurnya kita disembuhkan.
6 Kita semua tersesat seperti
domba, masing-masing mencari jalannya sendiri. TUHAN telah menimpakan kepadanya
kejahatan kita semua.
7 Ia diperlakukan dengan
kejam, tapi menanggungnya dengan sabar. Ia tidak membuka mulutnya seperti anak
domba yang dibawa ke pembantaian atau induk domba yang dicukur bulunya.
8 Ia ditahan dan diadili, lalu
digiring dan dihukum mati. Tak ada yang peduli akan nasibnya; ia mati karena
dosa bangsa kita.
9 Ia dikuburkan bersama orang
jahat; makamnya di tengah-tengah orang kaya, walaupun ia tak pernah melakukan
kejahatan, dan tak pernah menipu."
10 TUHAN menghendaki bahwa ia
menderita, dan menyerahkan diri sebagai kurban penghapus dosa.
12 Dengan rela ia menyerahkan
hidupnya dan masuk bilangan orang jahat. Ia memikul dosa orang banyak dan
berdoa supaya mereka diampuni.
Lagu II: Oleh Darah Anak Domba
Sekarang
tlah tiba keslamatan dan kuasa
Dan pemrintahan Allah kita kuasa Dia yang diurapiNya
Karna tlah dilemparkanNya Para pendakwa kita
Reff:
Oleh Darah Anak Domba, oleh kesaksian kita
Iblis dikalahkan, kuasanya dihancurkan
Oleh Darah Anak Domba
c. Masa-masa Kesengsaraan Tuhan Yesus
i. Tuhan Yesus Berdoa di Taman Getsemani: (Mat 26:36-46 BIS)
36 Sesudah itu Yesus pergi
dengan pengikut-pengikut-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Di sana Ia
berkata kepada mereka, "Duduklah di sini sementara Aku pergi berdoa."
37 Lalu Ia mengajak
Petrus dan kedua anak Zebedeus pergi bersama-sama dengan Dia. Ia mulai merasa
sedih dan gelisah.
38 Ia berkata kepada
pengikut-pengikut-Nya, "Hati-Ku sedih sekali, rasanya seperti akan mati
saja. Tinggallah kalian di sini, dan turutlah berjaga-jaga dengan Aku."
39 Kemudian Yesus pergi
lebih jauh sedikit, lalu Ia tersungkur ke tanah dan berdoa. "Bapa,"
kata-Nya, "kalau boleh, jauhkanlah daripada-Ku penderitaan yang Aku harus
alami ini. Tetapi jangan menurut kemauan-Ku, melainkan menurut kemauan Bapa
saja."
40 Sesudah itu Yesus
kembali kepada ketiga pengikut-Nya dan mendapati mereka sedang tidur. Ia
berkata kepada Petrus, "Hanya satu jam saja kalian bertiga tidak dapat
berjaga dengan Aku?
41 Berjaga-jagalah, dan
berdoalah supaya kalian jangan mengalami cobaan. Memang rohmu mau melakukan
yang benar tetapi kalian tidak sanggup, karena tabiat manusia itu lemah."
42 Sekali lagi Yesus
pergi berdoa, kata-Nya, "Bapa, kalau penderitaan ini harus Aku alami, dan
tidak dapat dijauhkan, biarlah kemauan Bapa yang jadi."
43 Sesudah itu Yesus
kembali lagi, dan mendapati pengikut-pengikut-Nya masih juga tidur, karena
mereka terlalu mengantuk.
44 Sekali lagi Yesus
meninggalkan mereka dan untuk ketiga kalinya berdoa dengan mengucapkan
kata-kata yang sama.
45 Sesudah itu Ia
kembali lagi kepada pengikut-pengikut-Nya dan berkata, "Masihkah kalian
tidur dan istirahat? Lihat, sudah sampai waktunya Anak Manusia diserahkan
kepada kuasa orang-orang berdosa.
46 Bangunlah, mari kita
pergi. Lihat! Orang yang mengkhianati Aku sudah datang!"
Lagu III: Karna SalibMu
Hanya Kau Tuhan di hidupku, Kau
berikan hidup yang baru
DarahMu menyucikan pulihkan
hatiku, Kunyatakan Kaulah segalanya
Engkaulah sumber pengharapan, KuasaMu
sanggup menyembuhkan
Jiwaku pun berserah hanya
kepadaMu
Yesus Kaulah segalanya
Reff:
Kar’na salibMu ku hidup
Kar’na salibMu ku menang
Engkau yang berkuasa sanggup
‘Tuk melakukan mujizatMu dihidupku
ii. Tuhan Yesus Ditangkap: (Luk 22:47-53 BIS)
47 Sementara Yesus masih berbicara, datanglah
serombongan orang. Mereka dipimpin oleh Yudas, salah seorang pengikut Yesus.
Kemudian Yudas pergi kepada Yesus lalu mencium-Nya.
48 Tetapi Yesus berkata kepadanya, "Yudas,
apakah dengan ciuman itu engkau mau mengkhianati Anak Manusia?"
49 Ketika pengikut-pengikut Yesus yang ada di situ
melihat apa yang akan terjadi, mereka berkata, "Tuhan, kami serang saja
dengan pedang!"
50 Lalu salah seorang dari mereka memarang hamba
imam agung dengan pedang sehingga putus telinga kanannya.
51 Tetapi Yesus berkata, "Sudahlah!" Lalu
Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.
52 Kemudian Yesus berkata kepada imam-imam kepala
dan perwira-perwira pengawal Rumah Tuhan, serta pemimpin-pemimpin Yahudi yang
datang ke situ untuk menangkap Dia, "Apakah Aku ini penjahat, sampai
kalian datang dengan pedang dan pentungan untuk menangkap Aku?
53 Setiap hari Aku berada dengan kalian di Rumah
Tuhan, kalian tidak menangkap Aku. Tetapi inilah saatnya kalian bertindak, saat
kuasa kegelapan memegang peranan."
Lagu IV: Oleh Kuasa DarahMu
Saat ku
masuk ke hadiratMu, bawa persembahan ke tempat kudusMu
Pujian ku
naikkan, sembah ku berikan, bagiMu Allah yang mulia
Kau
layakkanku menghampiriMu, melihat tahta kemuliaanMu Tuhan
Pujian ku
naikkan, sembah ku berikan bagiMu Allah yang mulia
Oleh kuasa
darahMu, Kau t'lah tebus dosaku
KekudusanMu
melingkupiku
KasihMu mengalir
memulihkan hidupku
Sungguh
besar anug'rahMu, Kau s'lamatkan hidupku
Ku menjadi
ciptaan yang baru, oleh kuasa darahMu
iii. Petrus Menyangkali Tuhan Yesus: (Lukas 32:54-62 BIS)
54 Mereka menangkap Yesus dan
membawa-Nya ke rumah imam agung. Petrus mengikuti dari jauh.
55 Di tengah-tengah
halaman itu api unggun sudah dinyalakan dan Petrus pergi duduk bersama dengan
orang-orang yang duduk di sekelilingnya.
56 Salah seorang pelayan
wanita melihat Petrus duduk di pinggir api unggun itu; lalu pelayan wanita itu
memperhatikan Petrus, kemudian berkata, "Orang ini juga tadi ada
bersama-sama Yesus!"
57 Tetapi Petrus
menyangkal. Ia berkata, "Saya sama sekali tidak mengenal orang itu!"
58 Sesaat kemudian,
seorang lain melihat Petrus dan berkata, "Engkau juga salah seorang dari
mereka!" Tetapi Petrus menjawab, "Tidak, bukan saya!"
59 Kira-kira satu jam
kemudian, seorang lain lagi berkata dengan keras, "Memang orang ini
pengikut Yesus, sebab ia juga orang Galilea!"
60 Tetapi Petrus
menjawab, "Apa maksudmu, aku tidak tahu!" Saat itu juga, sementara
Petrus masih berbicara, ayam berkokok.
61 Yesus pun menoleh dan
memandang Petrus. Lalu Petrus teringat Tuhan sudah berkata kepadanya,
"Sebelum ayam berkokok hari ini, engkau tiga kali mengingkari Aku."
62 Maka keluarlah Petrus
dari situ dan menangis tersedu-sedu.
Lagu V: Tercurah darah Tuhanku
1. Tercurah darah Tuhanku di bukit Golgota;
yang mau bertobat, ditebus,
terhapus dosanya,
terhapus dosanya, terhapus
dosanya
yang mau bertobat, ditebus,
terhapus dosanya.
2. Penyamun yang di sisiNya di b'ri anugerah;
pun aku yang penuh cela
dibasuh darahNya,
dibasuh darahNya, dibasuh
darahNya,
pun aku yang penuh cela
dibasuh darahNya.
3. Ya Anak domba, darahMu tak hilang kuasanya,
sehingga s'lamat umatMu dan
suci s'lamanya,
dan suci s'lamanya, dan suci
s'lamanya,
sehingga s'lamat umatMu dan
suci s'lamanya.
4. Sejak kupandang salibMu dengan iman teguh,
kasihMulah kupuji t'rus seumur
hidupku,
seumur hidupku, seumur
hidupku,
kasihMulah kupuji t'rus seumur
hidupku.
5. Dan jika nanti lidahku tak lagi bergerak,
tetap kupuji kuasaMu di
sorgaMu kelak,
di sorgaMu kelak, di sorgaMu
kelak,
tetap
kupuji kuasaMu di sorgaMu kelak.
iv. Tuhan Yesus Diadili
(Lukas 22:66-71 BIS)
66 Pagi harinya,
pemimpin-pemimpin Yahudi, imam-imam kepala, dan guru-guru agama berkumpul, lalu
Yesus dibawa ke hadapan Mahkamah Agama mereka.
67 "Beritahukan
kepada kami," kata mereka kepada-Nya, "apakah Engkau ini Raja
Penyelamat?" Yesus menjawab, "Kalau Aku memberitahukan kepadamu,
kalian toh tidak akan percaya.
68 Dan kalau Aku
bertanya kepadamu, kalian toh tidak akan menjawab.
69 Tetapi mulai
sekarang, Anak Manusia akan duduk di sebelah kanan Allah Yang Mahakuasa."
70 Mereka semua berkata,
"Kalau begitu, Engkau ini Anak Allah?" Yesus menjawab, "Begitu
kata kalian."
71 Maka mereka berkata,
"Tidak perlu lagi saksi! Kita sudah mendengar dari mulut-Nya
sendiri!"
Seluruh sidang itu berdiri,
lalu membawa Yesus ke hadapan Pilatus.
(Luk 23:1-15 BIS)
1 Seluruh sidang itu berdiri,
lalu membawa Yesus ke hadapan Pilatus.
2 Di situ
mereka mulai menuduh Dia. Mereka berkata, "Kami dapati Orang ini
menyesatkan rakyat. Ia menghasut orang supaya jangan membayar pajak kepada
Kaisar, sebab kata-Nya Ia adalah Kristus, seorang Raja."
3 Lalu Pilatus bertanya
kepada Yesus, "Betulkah Engkau raja orang Yahudi?" Yesus menjawab,
"Begitu katamu."
4 Maka kata Pilatus
kepada imam-imam kepala dan orang banyak itu, "Saya tidak mendapat satu
kesalahan pun pada Orang ini untuk menghukum Dia."
5 Tetapi mereka lebih
mendesak lagi, "Dengan pengajaran-Nya, Ia menghasut orang di seluruh
Yudea; mula-mula di Galilea, dan sekarang sudah sampai pula ke sini."
6 Ketika Pilatus
mendengar itu, ia bertanya, "Apakah Orang ini orang Galilea?"
7 Setelah diberitahu
bahwa Yesus berasal dari daerah yang berada di bawah kekuasaan Herodes, Pilatus
mengirim Yesus kepada Herodes, yang ketika itu berada juga di Yerusalem.
8 Herodes senang sekali
ketika melihat Yesus, karena sudah lama ia mendengar tentang-Nya dan ingin
melihat-Nya. Ia mengharap dapat menyaksikan Yesus membuat keajaiban.
9 Sebab itu Herodes
mengajukan banyak pertanyaan kepada-Nya, tetapi Yesus tidak menjawab sama
sekali.
10 Imam-imam kepala dan
guru-guru agama menghadap juga di situ dan menuduh Yesus dengan keras.
11 Herodes dan
anggota-anggota tentaranya mempermainkan dan menghina Yesus, lalu memakaikan
Dia pakaian kebesaran, kemudian mengirim Dia kembali kepada Pilatus.
12 Pada hari itu juga
Herodes dan Pilatus, yang dahulunya bermusuhan, bersahabat kembali.
13 Pilatus mengumpulkan
imam-imam kepala, para pemimpin, dan rakyat,
14 lalu berkata kepada
mereka, "Kalian membawa Orang ini kepada saya dan berkata bahwa Ia
menyesatkan orang-orang. Sekarang di hadapan kalian saya sudah memeriksa Dia,
tetapi saya sama sekali tidak mendapat satu kejahatan pun yang kalian tuduhkan
kepada-Nya.
15 Begitu pun pendapat
Herodes, sebab ia juga sudah mengirim Yesus itu kembali kepada kami. Orang ini
tidak melakukan sesuatu pun yang patut dihukum dengan hukuman mati.
v. Tuhan Yesus Disiksa: (Matius 27:27-31 BIS)
27 Kemudian prajurit-prajurit
Pilatus membawa Yesus masuk ke istana gubernur, dan seluruh pasukan berkumpul
di sekeliling Yesus.
28 Mereka membuka pakaian
Yesus, dan mengenakan kepada-Nya jubah ungu.
29 Mereka membuat sebuah
mahkota dari ranting-ranting berduri, dan memasangnya pada kepala Yesus.
Kemudian mereka menaruh sebatang tongkat pada tangan kanan-Nya, lalu berlutut
di hadapan-Nya dan mengejek Dia. "Daulat Raja Orang Yahudi!" kata mereka.
30 Mereka meludahi Dia, dan
mengambil tongkat itu, lalu memukul Dia di kepala-Nya.
31 Sesudah mempermainkan Dia,
mereka membuka jubah ungu itu lalu mengenakan kembali pakaian-Nya sendiri.
Kemudian Ia dibawa ke luar untuk disalibkan.
Lagu VI: RohMu yang Hidup
RohMu yang hidup penuhiku, mengalir dalamku
Jiwaku tenang bersamaMu, dalam naunganMu
Kubuka hati tuk jamahanMu, berserah penuh di
hadiratMu
Kau ambil alih s'luruh hidupku, di altarMu menyembahMu
RohMu yang kudus pulihkanku, Engkaulah damaiku
Kuhidup oleh anugerahMu
Yang menyertaiku, yang menyertaiku (Reff)
RohMu yang hidup penuhiku, datang urapiku
Kusiap t'rima kuasaMu
Hidupku bagiMu, hidupku bagiMu
(Reff)
vi. Tuhan Yesus Disalibkan: (Matius 27:32-44 BIS)
32 Di tengah jalan, mereka
berjumpa dengan seorang dari Kirene bernama Simon. Mereka memaksa orang itu
memikul salib Yesus.
33 Kemudian mereka sampai di
suatu tempat yang bernama Golgota, yang artinya "Tempat Tengkorak".
34 Di situ mereka memberi
Yesus minum anggur yang bercampur empedu. Tetapi sesudah Yesus mencicipi anggur
itu, Ia tidak mau meminumnya.
35 Kemudian mereka menyalibkan
Dia, dan membagi-bagikan pakaian-Nya dengan undian.
36 Setelah itu mereka duduk
menjaga Dia di sana.
37 Di atas kepala-Nya mereka
memasang tulisan mengenai tuduhan terhadap-Nya, yaitu: "Inilah Yesus, Raja
Orang Yahudi".
38 Bersama-sama dengan Dia
mereka menyalibkan juga dua orang penyamun; seorang di sebelah kanan, seorang
lagi di sebelah kiri-Nya.
39 Orang-orang yang lewat di
situ menggeleng-gelengkan kepala, dan menghina Yesus.
40 Mereka berkata, "Kau
yang mau merobohkan Rumah Allah, dan membangunnya dalam tiga hari! Kalau Kau
Anak Allah, turunlah dari salib itu, dan selamatkan diri-Mu!"
41 Begitu juga imam-imam
kepala dan guru-guru agama serta pemimpin-pemimpin Yahudi mengejek Yesus.
Mereka berkata,
42 "Ia menyelamatkan
orang lain, padahal diri-Nya sendiri Ia tidak dapat selamatkan! Kalau Dia raja
Israel, baiklah Ia sekarang turun dari salib itu, baru kami mau percaya
kepada-Nya.
43 Ia percaya kepada Allah,
dan berkata bahwa Ia Anak Allah. Nah, mari kita lihat apakah Allah mau
menyelamatkan Dia sekarang."
44 Penyamun-penyamun yang
disalibkan dengan Dia itu pun malah menghina Dia juga seperti itu.
vii. Tuhan Yesus Wafat: (Lukas 23:32-47 BIS)
32 Ada pula dua orang
lain--kedua-duanya penjahat--yang dibawa mereka untuk dihukum mati bersama-sama
dengan Yesus.
33 Ketika sampai di tempat
yang disebut "Tengkorak", mereka menyalibkan Yesus dan kedua penjahat
itu--seorang di sebelah kanan dan seorang lagi di sebelah kiri Yesus.
34 Lalu Yesus berdoa,
"Bapa, ampunilah mereka! Mereka tidak tahu apa yang mereka buat."
Pakaian Yesus dibagi-bagi di situ di antara mereka dengan undian.
35 Orang-orang berdiri di situ
sambil menonton, sementara pemimpin-pemimpin Yahudi mengejek Yesus dengan
berkata, "Ia sudah menyelamatkan orang lain; cobalah sekarang Ia
menyelamatkan diri-Nya sendiri, kalau Ia benar-benar Raja Penyelamat yang dipilih
Allah!"
36 Prajurit-prajurit pun
mengejek Dia. Mereka datang dan memberi anggur asam kepada-Nya
37 serta berkata, "Kalau
Engkau raja orang Yahudi, selamatkanlah diri-Mu!"
38 Di sebelah atas kayu salib
Yesus, tertulis kata-kata ini: "Inilah Raja Orang Yahudi."
39 Salah seorang penjahat yang
disalibkan di situ menghina Yesus. Ia berkata, "Engkau Raja Penyelamat,
bukan? Nah, selamatkanlah diri-Mu dan kami!"
40 Tetapi penjahat yang satu
lagi menegur kawannya itu, katanya, "Apa kau tidak takut kepada Allah?
Engkau sama-sama dihukum mati seperti Dia.
41 Hanya hukuman kita berdua
memang setimpal dengan perbuatan kita. Tetapi Dia sama sekali tidak
bersalah!"
42 Lalu ia berkata,
"Yesus, ingatlah saya, kalau Engkau datang sebagai Raja!"
43 "Percayalah,"
kata Yesus kepadanya, "hari ini engkau akan bersama Aku di Firdaus."
44 Kira-kira pukul dua belas
tengah hari, matahari tidak bersinar, dan seluruh negeri itu menjadi gelap
sekali sampai pukul tiga sore.
45 Gorden yang tergantung di
dalam Rumah Tuhan, sobek menjadi dua.
46 Lalu Yesus berteriak dengan
suara keras, "Bapa! Ke dalam tangan-Mu Kuserahkan diri-Ku!" Setelah
berkata begitu, Ia pun meninggal.
47 Ketika perwira pasukan
melihat apa yang sudah terjadi, ia memuji Allah. Lalu ia berkata,
"Sungguh, Dia tidak bersalah!"
LAGU VII: BAGI DIA
Dia, Yesus t'lah mati bagiku, Dia,
Tuhan s'lamatkan jiwaku
Bagi Dia, Pujianku, tak dapat ku balas kasihNya
Dia angkatku jadi anakNya, B'ri damai didalam
hidupku
Bagi Dia, sembahku, Hanya Dia, s'galanya bagiku
Reff:
Bagi Dia, segala pujian, Hormat serta syukur, kekal
selamanya
Bagi Dia, segala pujian, Hormat serta syukur,
s'lama lamanya
6. Firman Tuhan
7. TEKAD
Roma 6:1-14 (BIMK)
1 Kalau begitu, apakah yang
dapat kita katakan? Haruskah kita terus saja berbuat dosa supaya Allah semakin
mengasihi kita?
2 Tentu tidak! Dosa tidak lagi
berkuasa atas kita, jadi, mana bisa kita terus-menerus hidup dengan berbuat
dosa?
3 Tahukah Saudara-saudara
bahwa pada waktu kita dibaptis, kita dipersatukan dengan Kristus Yesus? Ini
berarti kita dipersatukan dengan kematian-Nya.
4 Dengan baptisan itu, kita
dikubur dengan Kristus dan turut mati bersama-sama Dia, supaya sebagaimana
Kristus dihidupkan dari kematian oleh kuasa Bapa yang mulia, begitu pun kita
dapat menjalani suatu hidup yang baru.
5 Kalau kita sudah menjadi
satu dengan Kristus sebab kita turut mati bersama Dia, kita akan menjadi satu
dengan Dia juga karena kita turut dihidupkan kembali seperti Dia.
6 Kita mengetahui bahwa tabiat
kita yang lama sebagai manusia sudah dimatikan bersama-sama Kristus pada kayu
salib supaya kuasa tabiat kita yang berdosa itu dihancurkan; dengan demikian
kita tidak lagi diperhamba oleh dosa.
7 Karena kalau seseorang mati,
orang itu dibebaskan dari kuasa dosa.
8 Kalau kita sudah mati
bersama Kristus, kita percaya bahwa kita pun akan hidup bersama Dia.
9 Sebab kita tahu bahwa
Kristus sudah dihidupkan dari kematian dan Ia tidak akan mati lagi; kematian
sudah tidak lagi berkuasa atas diri-Nya.
10 Kematian yang dialami
Kristus adalah kematian terhadap dosa. Itu terjadi satu kali saja untuk
selama-lamanya. Dan hidup yang dijalani-Nya sekarang ini adalah hidup untuk
Allah.
11 Kalian harus juga
menganggap dirimu mati terhadap dosa, tetapi hidup dalam hubungan yang erat
dengan Allah melalui Kristus Yesus.
12 Jangan lagi membiarkan dosa
menguasai hidupmu yang fana agar Saudara jangan menuruti keinginanmu yang
jahat.
13 Janganlah juga Saudara
menyerahkan anggota badanmu kepada kuasa dosa untuk digunakan bagi
maksud-maksud yang jahat. Tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang
yang sudah dipindahkan dari kematian kepada hidup. Serahkanlah dirimu
seluruhnya kepada Allah supaya dipakai untuk melakukan kehendak Allah.
14 Dosa tidak boleh menguasai
kalian, karena kalian tidak lagi hidup di bawah hukum agama Yahudi tetapi di
bawah rahmat Allah.
8. Warta
9. Doa Penutup